Powered by Blogger.

Just a Little Stories

sekedar caraku untuk mengerti apa itu hidup? untuk apa aku hidup? dan seperti apa aku menjalani hidup..


                                     
                                                                    image by goggle


"Cerpen ini adalah terusan dari cerpen sebelumnya yang berjudul : Is This Love [OR] Pragmatism "

 

Ya, aku memang pernah berjanji, bahkan aku pernah mengajakmu lari.. tapi jika sekarang aku harus jujur, itu sekedar usahaku untuk mencoba menutupi keraguanku sendiri..

Maafkan jika aku sedikit egosentris, tapi bukankah Sudjiwo Tedjo budayawan idolamu itu pernah berkata " Wanita memang suka es krim dan coklat, tapi mereka lebih suka kepastian.." ini bukan justifikasi atas apa yang telah aku lakukan, tapi aku harap kamu bisa mengerti..

Bukan aku tak percaya bahwa kamu juga bisa sukses, tapi aku hanya tak bisa menunggu lebih lama lagi.. " Sayang, sukses itu proses, bukan pencapaian, ketika kita bisa menjalani hidup dengan penuh rasa syukur dan puas atas apa-apa yang Tuhan telah tentukan, itulah sukses " Katamu sesekali waktu padaku.. dan ya, aku setuju, aku hanya mulai berfikir bahwa Cintamu mungkin cukup mampu untuk membuatku bertahan hidup, tapi menikah bukan hanya soal bercinta, karenanya aku memutuskan untuk memilih laki-laki lain, maaf..

Kau juga bilang " Dunia adalah arena persaingan, sedikit saja langkahmu berhenti, itu artinya kau harus merelakan apa yang kau cintai " dan ketika kau tak kunjung datang kerumah pada hari-hari dimana aku selalu mendapatkan tekanan dari keluargaku untuk segera meninggalkanmu, keraguanmu mulai lahir, tumbuh dan menjulang..

Terdengar suara Bob Marley bernyanyi malu-malu dari headset yang ku kenakan..

So don't treat me like a puppet on a string,
'Cause I know I have to do my thing.
Don't talk to me as if you think I'm dumb;
I wanna know when you're gonna come - soon.
I don't wanna wait in vain for your love;


itu adalah lirik lagu Waiting In Vain yang dulu kau nyanyikan ketika sedang mendekatiku, dan lagu itu pula yang menjadi acuanku untuk meninggalkanmu, maaf..

Ku harap kau tak pernah membenciku, bukankah kau pernah bilang " Tak ada manusia yang salah, yang ada hanya kesalahan, bencilah perbuatannya, tapi jangan benci manusianya..".
Aku merindukanmu, seseorang yang mengajariku banyak hal tentang kehidupan, tentang konsekuensi dari segala hal yang telah kita putuskan.

Aku rindu, saat-saat dimana kau dengan penuh semangat menceritakan kisah demi kisah pewayangan padaku.. kau pernah menjulukiku Surtikanti ketika pada satu kesempatan aku mengajakmu kawin lari..kau juga pernah bilang "Jika pada akhirnya kau menikah dengan orang lain, jadilah Banowati, yang cintanya hanya untuk Arjuna, meskipun telah bersuamikan Duryudana, dan aku adalah Arjuna, yang tak perduli dia menikmati senyum dan wangimu, karena aku tahu, hatimu sudah milikku.."

tiba-tiba lamunanku di kagetkan oleh suara seseorang yang memanggil namaku..

"Ibu Senja.."

" Yaa.." Jawabku seraya bangkit dari bangku di ruang tunggu ini, semoga hasil check up menunjukan jika janin di rahimku ini sehat dan baik-baik saja.. dan jika dia lahir kelak, aku akan memberinya nama seperti namamu..

" Langit "

Bekasi, 09 - November - 2013 , di tulis sambil gigit spidol pada pukul setengah sembilan pagi. :D

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
image by google

"kita harus berjuang, kamu mau, kan?." Katanya sembari menggenggam erat tanganku. "Aku nggak mau semua yang udah kita lewatin bareng-bareng sia-sia gitu aja, aku nggak mau semuanya cuma jadi kenangan" katanya lagi ketika aku baru saja hendak menganggukan kepala..

"Pasti.!" kataku mantap..

Aku tak pernah mengenal kata menyerah, jika sesekali aku berhenti melangkah,itu bukan menyerah, tapi itu ikhlas, dan kata pidibaiq ikhlas adalah membiarkan diri tenang, sedangkan menyerah membiarkan diri kalah..

Pada tetes terakhir dari 2 pitcher beer yang telah aku habiskan ini, tiba-tiba aku teringat kata-katanya di kesempatan yang lain " Jika pada akhirnya kita tetap tak mendapatkan restu, aku mau kok kamu bawa kabur " dan itu membuatku teringat pada kisah cinta Basukarna dan Surtikanti dalam pewayangan..iya, dia merelakan dirinya di culik oleh Basukarna pada hari pernikahannya dengan Duryudana lelaki pilihan ayahnya, dia tak lagi memperdulikan restu orang tua, baginya, cintanya pada Basukarna adalah restu dari Tuhan dalam bentuk yang lain, dan itu lebih penting dari restu siapapun.
Barangkali, kita tak perlu menjadi seperti mereka, melawan apapun demi bisa menua bersama, kita hanya butuh kesiapan untuk merelakan apa-apa yang memang seharusnya kita lepaskan..

" Kamu kok ngomong gitu?? kamu pesimis? kamu nggak mau memperjuangkan cinta kita?? " katanya penuh emosi ketika aku mencoba menjelaskan bahwa dalam hidup tak segalanya bisa kita genggam.

Aku tersenyum kecil ketika hembusan angin malam menyapu lembut wajahku, dan gelas itu benar-benar telah kering, mungkin ini saatnya aku keluar dari cafe ini, berhenti hanyut dari bayang-bayang kenangan masa lalu, kenangan tentang kamu yang mungkin sekarang sedang bercinta dengan suamimu, seorang laki-laki yang membuatmu akhirnya meninggalkan ku dan mengingkari janji yang dulu kau katakan sendiri.

dan Aku pun telah setuju, dengan Rendra yang bilang " Perempuan bagai belut, meski tlah kau kenali segala lekuk liku tubuhnya, sukmanya selalu luput dari genggaman-" yaa, bahkan kau luput dari janji dan keyakinanmu sendiri.

Terdengar alunan lagu Bob Marley dari band yang sedang live di depan sana ketika aku hampir saya terhuyung jatuh saat mencoba bangkit untuk meninggalkan cafe ini..

I wanna love you and treat you right;
I wanna love you every day and every night:We'll be together with a roof right over our heads;
We'll share the shelter of my single bed;
We'll share the same room, yeah! - for Jah provide the bread.
Is this love - is this love - is this love -
Is this love that I'm feelin'?
Is this love - is this love - is this love -
Is this love that I'm feelin'?
I wanna know - wanna know - wanna know now!
I got to know - got to know - got to know now!
Dan lagi, aku kembali tersenyum kecil, aku tak ingin lagi mencintaimu setiap hari, aku hanya mencintaimu kemarin, karena dunia tak pernah mengenal kata 'selamanya', aku pun tak pernah punya alasan kenapa setiap malam tetes demi tetes beer selalu membawa ingatanku kepadamu, padahal kau telah satu atap dan berbagi tempat tidur dengan laki-laki lain..
Is this love??

Ntahlah, barangkali benar, Cinta lebih mudah dirasakan daripada harus dimengerti, itulah mungkin mengapa lebih butuh balasan daripada alasan.

dan aku pun teringat kata-kata terakhir Basukarna dalam surat yang di tulisnya untuk Surtikanti Istrinya sebelum tewas dalam perang baratayudha 'Satu-satunya kesedihanku ialah bahwa aku tak akan lagi bisa memandangmu, ketika kau memandangku.'

Semoga kau bahagia, kekasih..

Bekasi, 08-november-2013, di tulis pake hp sambil ngepel dan senang pukul 17.15



Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Image By Google

Siapakah gerangan itu?? seorang pemuda yang tersungkur tak berdaya, tewas di bunuh Rahwana. jelas dia bukan orang biasa, karena mampu mengimbangi Rahwana begitu lama walaupun pada akhirnya dia harus terbunuh, baiklah, perkenalkan, dialah Bambang Sumantri, seorang ksatria dari Maespati yang  hebat, cerdas, penuh tanggung jawab. Seorang pemuda ambisius yang tak segan mengorbankan segalanya demi bertanggung jawab atas apa yang telah di sanggupinya. Saat tubuhnya Hancur di cabik-cabik Rahwana, jiwanya melayang pelan menuju Nirwana di Gerbangnya telah menunggu seseorang, Sukrasana, adik tercinta yang dulu di bunuhnya.

Beberapa Tahun sebelum hal itu terjadi..

 Sumantri dan Sukrasana adalah kakak beradik yang tak terpisahkan, hidup bersama saling menyayangi dan melengkapi. secara fisik mereka jauh berbeda, Sumantri yang seorang pemuda sempurna, tampan lagi menawan, sementara Sukrasana adalah seorang raksasa bajang,  cebol, buruk rupa bahkan cenderung menakutkan. tapi dalam hal kesaktian dan kebijaksanaan Sukrasana yang raksasa buruk rupa itu satu tingkat di Atas kakaknya Sumantri.

Layaknya Manusia pada umumnya, Sumantri juga punya mimpi, punya cita-cita, maka di putuskannya lah untuk pergi merantau ke kota raja, tapi dia tak ingin membawa adiknya.difikirannya adiknya yang buruk rupa itu hanya akan menjadi beban dan penghalang karirnya kelak. maka di pagi yang belum sempurna itu, saat matahari bahkan belum menunjukan dirinya, Sumantri pergi meninggalkan adiknya yang sedang tertidur lelap.. "Aku pergi, adikku, maafkan aku.." Batinnya kala itu.

Sumantri bukan pemuda sembarangan, selain sakti dia juga berbakat, maka tak heran jika karirnya berkembang pesat, dia berhasil menduduki posisi penting di kerayaan Maespati, dalam suatu pertempuran, dia berhasil membebaskan Negeri Magada dari kepungan pasukan Widarba. dia menang telak. pasukannya membawa banyak tawanan dan rampasan. tapi kemenangan membuat Sumantri lupa diri. bukannya segera pulang. Di perbatasan, dia justru mengirim surat ke Maespati dan menantang Rajanya sendiri Harjuna Sasrabahu perang tanding.kesombongannya tiba-tiba melonjak. Juga keraguan akan kekuatan dan kesaktian sang raja.

Barangkali dia sekedar ingin menjajal kesaktian sang Raja, atau dia hanya sedang mabuk kemenangan?? Apapun itu nyatanya pada akhirnya dia kalah telak oleh Prabu Harjuna Sasrabahu, dan beruntung dia tak di hukum mati atas perbuatan makarnya. sebagai hukuman dia hanya di tugaskan untuk memindahkan taman Sriwedari dari Kahyangan ke Istana. Sebuah tugas yang tak main-main bahkan nyaris mustahil.

Sumantri Hampir saja Putus asa jika saja saat itu adiknya Sukrasana tak tiba-tiba datang, dengan kesaktian yang ia miliki, dengan mudah dia bisa membantu kakaknya menyelesaikan tugas itu, Taman Sriwedari berhasil di pindahkan dari Kahyangan, bahkan tak ada sehelai daun kuning pun yang ketinggalan.

Kisah berakhir dan Happy ending?? No.. Hidup punya garis dan ketentuannya sendiri.. Ketika Citrawati permaisuri Raja itu sedang menikmati keindahan taman Sriwedari tiba-tiba Sukrasana muncul, sontak sang Permaisuri kaget dan ketakutan melihat Raksasa kerdil dan buruk rupa tersebut. Sumantri malu dan meminta adiknya untuk segera pergi, Tapi Sukrasana menolak. Sumantri yang kehabisan cara merentangkan anak panah, di bidikan ke arah Sukrasana dengan maksud menakut-nakuti, tapi apa daya, nasib berkata lain, panah terlepas dan tepat mengenai dada Sukrasana, Sukrasana Tewas di tangan kakaknya, ntah sengaja atau tidak tapi nyatanya dia tewas di tangan orang yg paling dia sayangi.

Di masa sekarang, kita mungkin bertanya, manusia macam apa Sumantri ini?? Satu sisi dia cerdas, bertanggung jawab dan di sisi lainnya dia seperti tak punya hati nurani.

Barangkali tak hanya di dunia wayang, di dunia nyata kita sekarang ini pun kita akan dengan mudah menemukan manusia-manusia seperti ini, bahkan bisa jadi kita salah satunya. Manusia Oportunis yang hanya mau memanfaatkan orang lain kemudian mencampakannya begitu saja ketika tak lagi membutuhkan.

Dalang ki Nanang Hape pernah berkata : "wayang mengalir di darahmu. Sayat sedikit hidupmu, nanti akan tahu" sekarang coba kau sayat sedikit, kemudian apa yang kau temui, siapakah dirimu?? Sumantri atau Sukrasana kah dirimu??  kau yang sering mengorbankan orang lain, atau justru kau sendiri yang sering di korbankan??

Tapi pada akhirnya, siapapun kamu, kerelaan menerima peran serta takdir yang telah Tuhan tentukanlah yang akan membuatmu menjadi lakonnya. Salam.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
image by google


Semalem gue seneng banget nonton timnas U-19 menang 4-0 lawan Laos, meskipun maennya nggak sebagus biasanya tapi seenggaknya kemenangan tersebut cukup untuk bikin rakyat Indonesia termasuk gue bersorak gembira dan lupa akan segala carut-marut serta kebobrokan yang sedang terjadi di Negeri ini.

Ngomongin masalah negara yang lagi anget-anget pup kucing sekarang adalah soal kasus suap hakim MK. ( kenapa gue sebut anget-anget pup kucing? karena kasus-kasus korupsi ramenya biasanya sebentar doang ntar ujung-ujungnya ilang tanpa ada kejelasan lebih lanjut, kalaupun ada paling berita tentang Vonis super ringan yang di terima si tersangka.) siang-malem semua media memberitakan Hal ini. TVRI doang yang nggak. dan membuat rakyat jelata kaya gue makin pesimis aja tinggal di negeri yang katanya sedang berkembang ini. dari dulu kasus korupsi nggak beres-beres, Lembaga Legislatif, Eksekutif, dan Yudikatifnya smua korupsi, kasus korupsi anggota DPR belum selesai, ehh Menteri-Menterinya ikut keciduk juga, dari kasus pembangunan sampe kasus daging sapi, kementrian belum beres sekarang Hakimnya keciduk juga, terus ke siapa lagi coba kita harus berharap?? Presiden?? Hmm.. gue sungguh prihatin..*eh itu bukan kata-kata gue yak..hehe*

Ngomongin Presiden itu artinya kita lagi ngomongin pemimpin tertinggi sebuah negara, Raja.. dan sebagai seseorang yang menyukai wayang, gue pengin share sebuah pelajaran yang gue dapet dari wayang tentang kepemimpinan ini, tentang syarat-syarat menjadi pemimpin, sifat-sifat atau perilaku yang harus di miliki dan dilakukan oleh seorang Raja, dan bukankah setiap kita adalah Raja?? Pemimpin, Seperti Sabda Rasulullah SAW : "Setiap kalian adalah pemimpin, setiap kamu adalah pemimpin yang akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Seorang raja yang mengurus keadaan rakyat adalah pemimpin. Ia akan dimintai pertanggungjawaban tentang rakyatnya. Seorang laki-laki adalah pemimpin terhadap keluarganya di rumahnya. Seorang wanita adalah pemimpin atas rumah suaminya. Ia akan diminta pertanggungjawaban tentang hal mereka itu. Seorang hamba adalah pemimpin terhadap harta benda tuannya, ia kan diminta pertanggungjawaban tentang harta tuannya. Ketahuilah, kamu semua adalah pemimpin dan semua akan diminta pertanggung jawaban tentang kepemimpinannya" jadi apa yang akan gue share di bawah ini bukan cuma harus di miliki oleh
Presiden, tapi juga buat diri kita sendiri, buat gue, buat lo, dan buat siapapun.

Dalam wayang, ada lakon yang di sebut lakon Makutharama atau Hasthabrata, Makutharama merupakan gabungan dari 2 kata yaitu Makutha dan Rama.. ”Makutha” artinya mahkota yang merupakan kelengkapan busana kebesaran seorang raja, sedangkan ”Rama” yang dimaksud adalah Prabu Rama Wijaya suaminya Shinta raja Ayodya. Jadi Makutharama bisa diartikan sebagai watak yang harus dimiliki oleh seorang raja mencontoh apa yang udah dilakukan oleh Prabu Rama. Sedangkan Hasthabrata juga merupakan gabungan dari 2 kata yaitu Hastha dan Brata.. ”Hastha” adalah delapan, ”Brata” itu perilaku. jadi Hastha brata bisa secara bebas diartikan 8 perilaku yang harus disandang dan dilaksanakan, oleh para Raja dan seyogyanya oleh kita juga.

Sifat pertama, seorang pemimpin harus mempunyai sifat seperti Matahari.. lho? panas dong?? Enggak, Enggak,maksud dari sifat matahari tersebut adalah seorang pemimpin harus mempu menyinari, menghidupi, dan hanya memberi tak harap kembali.  bagai sang surya menyinari dunia

Sifat kedua yang harus di miliki seorang pemimpin adalah Seperti bulan, Lembut, hangat, dan selalu memberi harapan.

Sifat ketiga, seperti Bintang, mampu menghiasi, dan menunjukan arah.

Keempat, Seperti Awan, memberi kesejukan, menaungi, lalu menurunkan hujan, membuat tanah menjadi subur. mampu membuat rakyatnya produktif.

Sifat kelima, seorang pemimpin harus seperti Api, sekali menyala nggak pandang bulu, mau anaknya, mau kader partainya, kalo korupsi ya bakarrr..gitu harusnya..hehe tegas,waspada, hati-hati dan nggak lupa diri.

Keenam, Seorang pemimpin harus seperti Bumi, yang selalu mengembalikan lebih, benih jadi buah. kuat, dan nggak pernah mengeluh seberat apapun beban yang dia pikul, jadi pemimpin itu seyogyanya nggak kebanyakan curhat sambil bilang prihatin doang..hehe 

Tujuh, seorang pemimpin harus seperti Air, merendah, mengalir dan menghidupi, kalo hobinya Pamer gimana mewah kehidupan keluarganya di twitter sementara rakyatnya masih banyak yang kesusahan sih bukan merendah namanya..hehehe

Terakhir atau yang kedelapan, seorang pemimpin harus seperti angin,  yang mengisi ruang kosong, merengkuh segala arah, termasuk yang pinggir, terkucil, bahkan terusir. adilll.. 

Kurang lebih itulah yang di sebut Makutharama atau Hastabrata,Delapan Sifat yang harus di miliki seorang pemimpin dalam pewayangan, yang pastinya bakal berguna banget kalau di terapkan di kehidupan nyata. gue tau nggak gampang untuk melakukan hal-hal di atas, lagi pula memimpin diri sendiri aja kadang kita gelimpungan apalagi menjadi Presiden yang harus mengurusi jutaan Rakyat dengan jenis permasalahan yang bermacem-macem pula, tapi nggak ada salahnya kan sedikit berusaha, semesta menawarkan banyak hal, banyak pelajaran,buat gue, buat lo, dan buat siapapun, mari kita mulai, dari diri kita sendiri, mari kita coba, bersama-sama, salam :D
Share
Tweet
Pin
Share
No comments


LottusMart 09-02-2013 Pukul 23:30

Jika ada yang menarik dari perayaan imlek selain angpao dari si bos,adalah aku suka melihat lampion-lampion warna-warna yang seringkali menghiasi ruang-ruang publik,dan walaupun aku tak suka warna pink tapi perpaduan antara deretan balon-balon berbentuk hati berwarna pink dan lampion warna-warni yang menghiasi ruangan minimarket ini cukup untuk memanjakan mata..

Euforia penyambutan hari 'kasih sayang' yang akan segera tiba bebarapa hari lagi seakan membuat minimarket ini lupa bahwa stock kopi siap saji mereka telah habis..aku tak menemukan satu sachet kopi atau setetes air panaspun disini,sementara di setiap sudut yang aku lihat hanya coklat,bunga,dan..kondom..

Aku tak tau apa yang mereka rayakan,ntah pernikahan dewa-dewi dalam mitologi yunani kuno,atau tewasnya St.Valentine sang pejuang kasih sayang di tiang pancung..yang jelas,jika hubungannya dengan kasih sayang dan pengorbanan,aku lebih mengenal Lakon Romantis Gugur Bisma dalam pertunjukan wayang,atau kerelaan Wisanggeni untuk menjadi korban kemenangan Pandawa dalam Perang Baratayuda..

***

HoNcafe 10-02-2013 pukul 00:30

Kick Off babak pertama antara Man.city Vs Southampton di mulai dengan optimisme tinggi ku dan beberapa kawan yang kebetulan sedang nobar disini,kemenangan 3 point mutlak harus di dapat untuk memperkecil jarak dengan sang pemuncak klasemen man.united,beberapa menit pertandingan berjalan kami di kejutkan oleh gol dari pemain southampton yang ntah siapa namanya ke gawang joe hart,lalu beberapa menit selanjutnya kami kembali di kejutkan oleh gol kedua mereka ke gawang joe hart karena ketidak sempurnaannya menangkap bola..di akhir babak pertama,kami bisa sedikit bernafas lega karena Edin Dzeko berhasil memberi harapan dengan mencetak gol ke gawang lawan..

Kelegaan ini semakin lengkap dengan datangnya makanan pesanan kami,mungkin ini menu paling murah yang ada disini,aku menyebutnya 'Secomot nasi benyek,se sachet saos dan se keping nuggets berisi udang mentah' yang pada akhirnya aku hanya memakan beberapa suap nasi dengan hanya berlauk saos tanpa menyentuh sedikitpun nuggetsnya,temanku boleh saja menyebutku norak,tapi dengan uang 25000 aku lebih rela mendapatkan satu porsi nasi bebek seharga 10 ribu yang biasa aku makan di emperan jalan dengan sambal pedas dan nasi pera nya..

Aku mulai berfikir,mungkin restoran-restoran mewah kebanyakan pun makanannya tak jauh-jauh beda dari ini,inikah eklusifitas? gengsi? sesuatu yang selama ini orang-orang kejar dan cari-cari??

Atau mungkin hanya lidahku saja yang salah,lidah dari seorang bocah yang lahir dan tumbuh di desa,tanpa asupan susu formula tapi murni ASI seorang ibu yang rajin minum rebusan daun katut??

Kick off babak kedua di mulai,dan tak lama sesuatu yang membuatku ingin segera beranjak dari situ dan mulai percaya bahwa malam itu adalah malam yang suram adalah gol yang di cetak dengan indahnya oleh Gareth Barry,tapi sayangnya gol itu dia lesatkan ke gawangnya sendiri..dan setelah itu skor 3-1 bertahan hingga akhir dengan permainan city yang semakin berantakan..

***

Kamar 10-02-2013 pukul 03:30

Yah,beginilah hidup,ada kalanya kita selalu bahagia dan mampu mendapatkan apapun yang kita inginkan..tapi tak jarang Tuhan ingin memberi kejutan dengan segala hal yang tak kita perhitungkan..tapi hidup harus terus seperti itu..konflik harus tetap ada,ketidakpastian harus tetap ada,dan hal2 menyebalkan lainnya..agar dunia ini tetap berjalan semestinya,berputar dan tak monoton..pada akhirnya,apapun yang terjadi,adalah kesempatan yang langka untuk terus belajar..

Kamar 10-02-2013 pukul 06:00

Aku terbangun dengan kepala sedikit pusing,di antara usaha untuk mengumpulkan kesadaran aku mencoba kembali mengingat-ingat mimpi apa aku semalam?? dan yaa..seorang kakek-kakek tua,botak di kepala bagian depannya dan berjenggot tebal menghampiriku,lalu dia berkata "kehidupan yang tidak digali adalah kehidupan yang tidak layak dijalani.."
Oh Ki Socrates,kau kah itu??

Djakarta - Satoe Kosong Kosong doea doea kosong satoe tiga
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Older Posts

About Me

My photo
Moezaki Irkham
I'm forever blowing bubbles
View my complete profile

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2022 (2)
    • ▼  April (2)
      • Rasio Tuhan
      • EKPRESIONISME HIDUP ALA ABU KILABAH AL JARMI
  • ►  2021 (1)
    • ►  September (1)
  • ►  2020 (1)
    • ►  June (1)
  • ►  2019 (4)
    • ►  April (4)
  • ►  2018 (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2017 (1)
    • ►  October (1)
  • ►  2015 (5)
    • ►  November (1)
    • ►  October (1)
    • ►  August (1)
    • ►  June (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2014 (3)
    • ►  September (1)
    • ►  January (2)
  • ►  2013 (33)
    • ►  December (2)
    • ►  November (3)
    • ►  October (3)
    • ►  September (2)
    • ►  August (2)
    • ►  July (1)
    • ►  June (2)
    • ►  May (3)
    • ►  April (3)
    • ►  March (5)
    • ►  February (4)
    • ►  January (3)
  • ►  2012 (48)
    • ►  December (6)
    • ►  November (3)
    • ►  October (7)
    • ►  September (6)
    • ►  August (1)
    • ►  July (8)
    • ►  June (2)
    • ►  May (4)
    • ►  April (3)
    • ►  March (4)
    • ►  February (2)
    • ►  January (2)
  • ►  2011 (59)
    • ►  December (3)
    • ►  November (4)
    • ►  October (3)
    • ►  September (2)
    • ►  August (8)
    • ►  July (4)
    • ►  June (3)
    • ►  April (6)
    • ►  March (9)
    • ►  February (9)
    • ►  January (8)
  • ►  2010 (48)
    • ►  December (3)
    • ►  November (4)
    • ►  October (5)
    • ►  August (1)
    • ►  April (4)
    • ►  March (5)
    • ►  February (15)
    • ►  January (11)
  • ►  2009 (61)
    • ►  August (23)
    • ►  June (20)
    • ►  May (18)

Contact Form

Name

Email *

Message *

Created with by ThemeXpose | Copy Blogger Themes